Sriwijaya FC Membangun Akademi Sepak Bola Sendiri
Agentberitabola - Club Sriwijaya FC segera membuat sekolah sepakbola mereka sendiri,
yang menjadi tempat pembinaan untuk para pemain muda dari
kelompok umur 16 tahun (U-16). Hal ini dikatakan Direktur Pengembangan Usia
Dini Sriwijaya FC Bambang Supriyanto, Kamis (31/5/2018).Sriwijaya telah memunculkan ide kreatif mereka
untuk membuat akademi sepak bola mereka sendiri.
Menurutnya, pembentukan akademi sepak bola ini untuk
mematuhi aturan yang dibuat oleh Liga Indonesia Bersatu (LIB) sebagai syarat
bertanding di Liga 1.PSSI
meluncurkan peraturan baru bahwa semua club yang bermain di liga 1 harus
memiliki akademi sepak bola sendiri.maka dari itu Sriwijaya langsung bergegas
untuk membuat akademi mereka sendiri. Bolataruhan88
Akademi ini merupakan tempat pembinaan
sepakbola yang mengharuskan setiap klub profesional di
Tanah Air. karena klub
diharapkan memiliki tim junior hingga ke senior, mulai dari U- 14, 16, 19 dan
21 hingga mencapai tim senior.
"Sepak bola Indonesia jika ingin lebih maju diharuskan fokus pada pembinaan anak usia dini yakni
anak-anak usia 14-16 tahun. Jika berjalankan
mulai saat ini, diperkirakan akan membuahkan hasil di 10 tahun yang akan datang," kata dia.
Bambang menjelaskan, pembukaan Sriwiajaya FC Akademi ini direncanakan berbarengan dengan
peluncuran SFC U -19 yang diperkirakan dalam waktu dekat ini.memang
indonesia kurang sekali mendidik bakat-bakat muda yang ada diseluruh
Indonesia.oleh karena itu,PSSI selaku komite sepak bola indonesia mengeluarkan
peraturan tersebut guna untuk menjaga sepak bola indonesia agar terus berlanjut
dari generasi ke generasi.
Pihak
Sriwijaya FC sudah menunjuk seorang
pelatih kepala yaitu Fauzi Toldo. "Fauzi dipilih karena berhasil
membawa Kota Pagaralam meraih medali di Porprov 2017. Kemampuannya sangat dibutuhkan untuk mengasah anak-anak muda yang ada di Sumsel." kata dia.
Sementara itu terkait pencarian bakat U-16 Akademi ini pihak Sriwijaya akan bekerja sama
dengan POPPSI, yang membawahi beberapa sekolah sepakbola (SSB) terbaik di
Sumsel.Bambang menambahkan, saat ini sudah terkumpul 25 pemain, namun idealnya
manajemen akan mencari hingga 30 pemain untuk dapat menjalankan akademi tersebut, dengan memberlakukan
sistem promosi dan degradasi.
"Anak-anak ini akan diseleksi lagi. Jika dalam
perjalanannya tidak mampu bersaing maka akan terdegradasi," kata dia.

Komentar
Posting Komentar