Agen Judi Bola Online – Demi Ulangi Kejayaan Era Zidane Real Madird Butuh Pelatih Cupu



Agen Judi Bola Online – Pasca-mundurnya Zinedine Zidane dari kursi pelatih, Real Madrid masih terus mencari sosok pengganti yang tepat.

Zinedine Zidane meninggalkan Real Madrid secara mendadak, yaitu lima hari setelah mereka memenangi gelar Liga Champions 2017-2018.

Selain karena keputusan tersebut diambil secara tiba-tiba, tidak mudah bagi Real Madrid mencari pelatih anyar yang mampu mengulangi prestasi Zinedine Zidane.

Pelatih asal Prancis itu mampu memenangi 9 gelar hanya dalam waktu 2,5 musim.

Secara jumlah gelar, Zinedine Zidane merupakan pelatih tersukses kedua sepanjang sejarah El Real.

Jika ditilik dari rata-rata gelar yang diraih tiap musim, Zinedine Zidane merupakan pelatih tersukses di Real Madrid Bolataruhan88.

Ada beberapa kriteria yang patut diperhatikan presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk memilih pelatih anyar yang bisa mengulangi kesuksesan Zinedine Zidane dan beberapa pelatih terdahulu.

Kriteria-kriteria ini selalu ada pada empat pelatih Real Madrid dengan gelar terbanyak, yaitu Miguel Munoz 14 gelar, Zinedine Zidane 9, Luis Molowny 8, dan Vicente del Bosque 7.

Cupu atau culun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti sederhana dan minim pengalaman.

Keempat nama pelatih di atas sama-sama tak punya pengalaman dan rekam jejak yang baik dalam dunia kepelatihan.

Miguel Munoz mulai melatih Real Madrid sejak 21 Februari 1959 hingga 13 Januari 1974.

Kala Miguel Munoz diangkat sebagai pelatih Real Madrid hanya 7 bulan setelah ia pensiun sebagai pemain.

Namun, Miguel Munoz berhasil menjadi pelatih dengan gelar terbanyak dalam sejarah Real Madrid, klub pertama yang dia latih.

Zinedine Zidane hanya pelatih Real Madrid Castilla dan asisten Carlo Ancelotti sebelum menjadi pelatih tim senior.

Tiga gelar Liga Champions dalam tiga musim terakhir dan enam gelar lainnya cukup untuk berdecak kagum pada kinerja Zidane.

Sementara Luis Molowny sedikit berbeda dari Zinedine Zidane dan Minguel Munoz, karena pernah melatih UD Las Palmas sebelum menjadi nakhoda tim Ibu Kota Spanyol itu.

Namun, Luis Molowny hanya memimpin enam laga dan kemudian melatih Real Madrid senior.

Vicente del Bosque memiliki kisah serupa dengan Zinedine Zidane, di mana hanya melatih tim junior Real Madrid sebelum membawa Real Madrid meraih tujuh gelar.

Keempat pelatih tersebut merupakan mantan pemain Real Madrid.

Sehingga karakter atau DNA Real Madrid mereka kenali dan miliki.

Bahkan, tiga pelatih pensiun sebagai pemain di Estadio Santiago Bernabeu, selain Molowny yang pensiun di UD Las Palmas.

Miguel Munoz membela Real Madrid pada musim 1948-1949 hingga 1958-1959.

Zinedine Zidane berseragam putih sejak 2001-2002 hingga 2006-2007.

Luis Molowny menghabiskan satu musim bersama Real Madrid, yaitu musim 1957-1958, kemudia hijrah ke UD Las Palmas.

Sementara Vincente Del Bosque membela panji Real Madrid pada medio 1971-1972 hingga 1983-1984. Ia sempat dipinjamkan pada musim 1972-1973.

Keempat pelatih juga sama-sama memiliki kepemimpinan yang baik di ruang ganti pemain.

Pengalam sebagai pemain Real Madrid, membuat para pemain menghormati mereka kala kembali ke klub tersebut sebagai pelatih.

Contoh yang paling kentara adalah Zinedine Zidane dan Vincente Del Bosque.

Komentar