Agen judi bola terpercaya – Bek Swedia Kena Rasis


Agen judi bola terpercaya - Gelandang timnas Swedia Jimmy Durmaz jadi korban serangan aksi rasisme setelah timnya dikalahkan Jerman. Jerman bermain melawan Swedia di matchday 2 Grup F Piala Dunia 2018. Pertandingan itu berjalan dengan dramatis. Jerman yang diharuskan menang kesulitan mencetak gol dibabak pertama, Jerman yang beberapa kali melakukan percobaan usaha mereka gagal menembus gawang Swedia pada babak pertama. gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang,namun bukan Jerman yang mencetak gol melainkan sang lawan Swedia lah yang dapat mencetak gol lebih dulu.

Swedia sempat unggul lebih dahulu via Ola Toivonen. Jerman baru bisa membalas pada menit 48 melalui Marco Reus. Hasil seri jelas tidak diinginkan Jerman karena di pertandingan pertama mereka kalah dari Meksiko. Maka tim Panser pun berusaha keras untuk bisa meraih kemenangan dengan menambah satu gol lagi. Bolataruhan88

Pada akhirnya, gol yang dicari-cari muncul juga hanya beberapa saat jelang laga berakhir. Pada menit 95, melalui tendangan bebasnya Toni Kroos sukses menjebol gawang Swedia. Nah, tendangan bebas itu sendiri berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Durmaz terhadap Timo Werner. Pemain berusia 29 tahun itu yang kemudian jadi sasaran kekecewaan penggemar Swedia.

Dirinya pun diserang dengan kata-kata rasis melalui dunia maya. Durmaz memang lahir di Swedia, namun orang tuanya merupakan keturunan bangsa Asiria yang sempat bermigrasi ke Turki.

"Hal itu tidak membuat saya terganggu. Saya di sini dengan bangga dan mewakili negara saya," tegasnya. Mendengar rekannya jadi korban aksi rasisme, penyerang timnas Swedia yakni John Guidetti tidak tinggal diam. dirinya pun mengecam orang-orang yang telah menyerang Durmaz.

"Dirinya berlari dan berjuang di sepanjang pertandingan. [Pelanggaran itu] memang sungguh tidak beruntung," ucapnya. "Sungguh idiot untuk menjadikannya subyek dari kebencian atas hal itu," sambungnya.

Durmaz sendiri akhirnya merespon aksi tersebut. Dan dirinya tidak sendirian, karena dirinya dibela semua rekan-rekan dan staf pelatih timnas Swedia. Setelah membaca pesan melalui layar telepon selulernya, rekan-rekannya secara kompak meneriakkan: "Persetan Rasisme!"

Komentar