Djanur Menyebut Permain Asing Adalah Biang Kerok Kekalahan Telak PSMS Dari Persib



PSMS Medan dikalahkan tamunya, Persib Bandung tiga gol tanpa balas, Selasa 5/6/2018. Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman menyebut striker asing tim tamu, Ezechiel N’Douassel jadi aktor utama pada kekalahan tersebut.

Laga yang disebut partai klasik sejak era perserikatan itu jadi milik Persib Bandung.

Meski sejauh ini PSMS Medan terkenal jago kandang lantaran sulit dikalahkan di kandang mereka, Stadion Teladan.

Tetapi semalam, Persib Bandung membungkam PSMS Medan untuk kali kedua di kandang pada Liga 1 musim 2018.

Kemenangan Persib Bandung ini mencuatkan nama bomber asing skuat Pangeran Biru, Ezechiel Ndouassel.

Ezechiel Ndoussel, sapaan akrab pemain asal Chad ini, mencetak dua gol bagi tim kebanggaan bobotoh.

Penyerang berusia 30 tahun mencetak gol pertama dan terakhir Persib Bandung pada laga itu.

Ternyata, apa yang dilakukan Ezechiel Ndouassel pada menit ke-21 dinilai pelatih Djadjang Nurdjaman itu sebagai awal mula petaka bagi timnya.

Gol pertama pemain bernomor punggung 10 itu menghancurkan segala-galanya.

Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, mengakui, sundulan eks pemain klub Israel, Hapoel Tel Aviv yang merobek jala Ayam Kinantan membuat skemanya berantakan.

Malam ini, kami tampil sangat buruk, semua koordinasi tidak berjalan. Ya, gol pertama Ezechiel Ndouassel membuat hancur semuanya, ujar Djanur, lansir Bolataruhan88 dari portal resmi klub.

Lebih jauh, setelah tertinggal 0-1 lewat gol Ezechiel N’Douassel, Djanur menilai anak-anak asuhannya tampil terburu-buru untuk menyamakan kedudukan.

Ditambah lagi, gol itu meruntuhkan kepercayaan diri pemain-pemain PSMS Medan.

Oleh karenanya, alih-alih mengubah papan skor jadi 1-1, Ayam Kinantan malah tertinggal lebih jauh.

Komentar