Kevin De Bruyne Membela Pep Guardiola Dari Serangan Yaya Toure



Playmaker Manchester City, Kevin De Bruyne membela manajernya, Pep Guardiola yang baru-baru ini mendapat serangan dari mantan anak asuhnya, Yaya Toure.

Sebelumya Yaya Toure menuduh Pep Guardiola berbuat rasis dengan tak menyukai pemain yang berasal dari Afrika dan sengaja merusak musim terakhirnya bersama Manchester City.

Saya tak pernah melihat sesuatu. Akan terasa aneh jika pelatih bertindak rasis, dengan semua pemain kulit hitam yang ada di tim kami, ujar Kevin De Bruyne.

Kevin De Bruyne pun menyebut pernyataan Yaya Toure sama sekali tidak benar adanya. Pemain asal Belgia itu justru menganggap Yaya Toure kemungkinan kurang fit sehingga tak mendapat kesempatan bermain reguler di skuat Pep Guardiola.

Jadi, saya tak tahu apa yang dikatakan Yaya Toure atau apakah salah tulis ataukah dilebih-lebihkan. Ketika Anda tak bermain akan selalu ada sesuatu yang coba Anda temukan, ujar Kevin De Bruyne kepada Bolataruhan88.

Kami menjalani musim terbaik, jadi pada akhirnya pelatih mengambil keputusan benar dengan memainkan tim yang banyak bermain, lanjutnya.

Jadi, musim ini pelatih mungkin berpikir dia Yaya Toure tak berbuat cukup, tak cukup fit untuk masuk tim reguler. Saya tak pernah melihat sesuatu yang rasis di klub, tak pernah sekali pun terangnya.

Kontrak Yaya Toure bersama Manchester City habis pada akhir musim 2017-2018. Selama Guardiola menukangi Manchester City, Yaya Toure tidak pernah menjadi pilihan utama.

Komentar