PSMS Medan Membantah Dari Menunggaknya Bonus Pemain
Ternyata masih terjadi komunikasi yang tidak baik antara manajemen klub dengan pemain PSMS Medan Hal ini terbongkar selepas cerita pemain tentang bonus kemenangan lawan Perseru dan Arema yang belum dikucurkan.
Ternyata, klub justru mengaku telah memberikan bonus, bahkan dengan jumlah besar.
Bonus ini kan ada yang dari pengurus dan pihak sponsor NorthCliff. Jadi, kalau katanya bonus menang lawan Perserui dan Arema belum dikasih, jelas salah, kata sekum PSMS Medan, Julius Raja, kepada Bolataruhan88.
Northcliff kemarin mengeluarkan Rp.50 juta usai lawan Perserui dan Rp.30 juta usai laga Arema, ucap Julius Raja.
Menurut pria yang akrab disapa Julius Raja tersebut, bonus yang diterima pemain memang tidak melulu berasal dari klub.
Memang dalam kontrak kerja pemain ada disebutkan tiap menang ada bonus. Tapi, mengenai siapa yang ngasih, ya terserah, kata Julius Raja, yang juga menjabat sebagai sekretaris panitia panpel PSMS Medan.
Julius Raja juga mengaku heran tentang keluhan pemain soal nilai bonus yang berkurang. Ia menyebut Legimin Rajardjo dkk mendapat bonus Rp.50 juta bila menang di laga tandang.
Kalau menang kandang Rp.30 juta sudah wajar. Malah saat menang dari Persija Jakarta pemain dapat Rp200 juta, setengah dari sponsor dan setengah dari pengurus. Bahkan saat mereka kalah di laga perdana dari Bhayangkara, pemain dapat R.p50 juta dari sponsor, katanya.
Setidaknya hingga pekan ke-13, Julius Raja menghitung gabungan bonus dari pengurus dan Northcliff telah mencapai Rp.490 juta.
Sebelumnya kekalahan PSMS Medan sempat dikait-kaitkan dengan tunggakan bonus yang diterima pemain saat menang menghadapi Perserui dan Arema FC.

Komentar
Posting Komentar