Sergio Ramos Mengejek Klaim Karius Geger Otak



Sergio Ramos marah besar dengan berkembangnya isu soal aksi dirinya yang menyebabkan Loris Karius mengalami gegar otak ringan pada final Liga Champions Real Madrid vs Liverpool di NSC Olimpiyskiy, Kiev, 27 Mei lalu. Dia tak suka kejadian di final Liga Champions lalu diungkit-ungkit terus

Sebelumnya, dia juga disalahkan atas cedera bahu yang dialami Mohamed Salah. Sergio Ramos dituding sudah membanting Salah sehingga bahunya patah.

Sedangkan Loris Karius mengalami gegar otak setelah disikut Sergio Ramos di awal babak kedua. Bagi Sergio Ramos, klaim itu mengada-ada dan bisa melebar kemana-mana.

Sial, hal seperti ini mendapatkan banyak sorotan, hal yang menyangkut Salah, kata Sergio Ramos seperti dikutip Bolataruhan88.

Saya tak mau bicara karena segalanya bisa jadi membesar. Saya lihat langsung, Salah saat itu meraih lengan saya lebih dulu dan saya terjatuh ke sisi lain dan cedera terjadi ke lengan yang lain yang kabarnya gara-gara judo saya.

Sergio Ramos juga tak mengerti dengan klaim Karius tampil buruk karena mendapatkan sikut darinya. Ini membuatnya berandai-andai lebih liar.

Setelah sang kiper bilang dia jadi pusing setelah tabrakan itu. Saya belum dengar Firmino bilang dia jadi flu gara-gara keringat saya nempel di badannya, kata Sergio Ramos.

Kebetulan, Karius melakukan dua blunder fatal setelah terlebih dahulu beradu dengan Sergio Ramos. Salah satu yang paling konyol saat dia melempar bola ke arah pemain Liverpool tapi mampu dicegat Karim Benzema.

Usai final Liga Champions, Mohamed Salah juga disebut tak bisa main di Piala Dunia. Namun berdasarkan perkembangan terakhir, Salah akan tampil di Piala Dunia nanti bersama Timnas Mesir.

Bagi Sergio Ramos, Salah seharusnya masih bisa main di final Liga Champions melawan Real Madrid lalu. Salah disebutnya bisa mendapatkan suntikan penghilang rasa sakit.

Saya sudah bicara dengan Mohamed Salah dan dia masih baik-baik saja. Dia seharusnya bisa main kalau mendapatkan suntikan di babak kedua, ujarnya.

Komentar