Yaya Toure Siap Di Bayar Mahal Jika Di Boyong Oleh Manchester United
Agen Yaya Toure, Dimitri Seluk masih saja kesal dengan selesainya kontrak sang klien dengan Manchester City. Dia menyesalkan keputusan manajer Manchester City, Josep Guardiola yang menelantarkan Yaya Toure.
Dia mengatakan, Pep Guardiola sudah membuat dirinya dibenci orang-orang Afrika. Dia mengklaim, Pep Guardiola sudah membuat Manchester City kehilangan fans dari Afrika.
Guardiola bikin Afrika membencinya, banyak fans Afrika yang tidak lagi suka dengan Manchester City, ujar Seluk seperti dikutip Bolataruhan88.
Saat ini pemain dibayar mahal, tapi saya bisa umumkan Yaya Toure siap pindah ke klub enam besar di Liga Inggris seperti Manchester United dengan gaji 1 pounds Rp 16.000 per pekan. Namun dengan sistem bonus yang berdasarkan kesuksesan tertentu.
Yaya Toure saat ini berstatus bebas transfer. Gelandang asal Pantai Gading itu sudah membela Manchester City selama 8 musim.
Sebelumnya, Yaya Toure dibayar sekitar 220 ribu pounds Rp3,5 Miliar per pekan. Dia termasuk salah satu pemain yang paling mahal dibayar di City.
Kini, Seluk mengatakan, Yaya Toure ingin berkomitmen untuk mendapatkan kontrak yang penuh dengan insentif. Dia bisa mendapatkan uang saat bermain bagus.
Saya yakin pemain seperti Yaya Toure tak akan merusak Arsenal, Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur dan Liverpool. Yaya Toure seorang pemenang. Dan tak pernah seorang pesepak bola top rusak kualitas permainan klub, utamanya saat tak dibayar, kata Seluk.
Sebelumnya, Yaya Toure menyebut Pep Guardiola tidak pernah senang dengan pemain asal Afrika. Yaya Toure meninggalkan Manchester City pada akhir musim kemarin setelah tak mendapat kesempatan bermain reguler dari Pep Guardiola.
Ini merupakan kali kedua Yaya Toure pergi dari tim yang diasuh Pep Guardiola setelah sebelumnya hal yang sama terjadi di Barcelona.
Saya ingin menjadi orang yang mematahkan mitos pep Guardiola. Saya mencoba memahaminya dan bahkan saya bertanya pada staf pelatih tentang statistik saya. Ketika saya sadar bahwa angkanya bagus atau lebih bagus, baik di latihan dan pertandingan dibanding yang bermain dan lebih muda dari saya, saya sadar bahwa ini bukanlah soal fisik. Saya tak tahu mengapa, tapi saya memiliki kesan bahwa dia cemburu, Dia menganggap saya sebagai rival, ujar Yaya Toure kepada France Football.

Komentar
Posting Komentar